Last message received on 09/08 at 13:34

Ekspedisi darat ke Kalimantan akan semakin mudah

4.0

Jalan Trans Kalimantan Poros Selatan segera rampung, ekspedisi darat ke Kalimantan akan semakin mudah

Pembangunan jalan Trans Kalimantan sebagai bagian dari proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), saat ini hampir rampung pengerjaannya. Dari total keseluruhan jalan sepanjang 3.188,10 km untuk lintas selatan, sekitar 2.000 km lebih jalan merupakan bagian dari MP3EI. Rencananya proyek ini akan rampung secara keseluruhan pada tahun 2014 mendatang. Hal ini tentu merupakan kabar baik tidak hanya bagi masyarakat Kalimantan pada umumnya, tetapi juga bagi para penyedia jasa pelayanan yang membuka jalur pengiriman cargo ke

ekspedisidarat-kalimantan

Kalimantan

Kondisi jalan mulai dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Tengah sudah hampir selesai. Pengaspalan dan penyediaan bahu jalan pun sudah dilakukan. Di samping itu, di wilayah Kalimantan Barat, sekitar 44,4 km menjelang perbatasan Kalimantan Tengah, sudah terdapat jalan tanah dan bisa dilalui oleh kendaraan umum. Hal ini tentu akan mempermudah dalam pengiriman barang dan kegiatan jasa yang ada di Kalimantan. Salah satunya kegiatan jasa pengiriman barang, yang sangat terbantu apabila jalur darat Kalimantan telah beroperasi dengan baik. Jika jalur darat ini nantinya beroperasi dengan baik, maka proses ekspedisi darat ke kalimantan akan semakin cepat. Barang yang dikirim melalui cargo pun akan semakin cepat sampai ke tujuan.

Walaupun demikian, Trans Kalimantan sebagai penghubung kota-kota di Kalimantan belum dapat berfungsi maksimal jika tidak didukung dengan pembangunan jembatan yang dapat menghubungkan wilayah yang terpisah oleh sungai-sungai besar yang ada, seperti Sungai Kapuas, Sungai Barito, dan Sungai Mahakam. Pasalnya meski dapat melaju mulus di wilayah darat, beberapa kota di sana masih harus dilalui dengan cara menyeberangi sungai yang ada dengan menggunakan jasa kapal feri. Para pengguna jalan terpaksa harus mengantre beberapa jam untuk menunggu giliran menaiki kapal feri.

Nantinya akan terdapat dua jembatan dengan panjang masing-masing 280 m dan 1.140 m. “Kedua jembatan tersebut nantinya akan melintasi pulau Tayan yang berada di tengah Sungai Kapuas,” ujarnya. Ia menambahkan, Jembatan Tayan akan menjadi jalur utama lintas selatan yang menghubungkan Kota Tayan dengan Paisak, Kabupaten Sanggau. Ia juga berharap, selain menjadi akses utama lintas selatan, jembatan ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat provinsi Kalimantan Barat khususnya di pulau tersebut.

Dengan beroperasinya jalur trans Kalimantan ini nantinya diharapkan akan menstimulasi kegiatan perekonomian masyarakat. Selain itu, dengan semakin baiknya jalur darat di Kalimantan, maka semakin banyak jasa pengiriman cargo yang melalui ekspedisi darat ke Kalimantan, dan dapat menjangkau daerah – daerah terpencil yang sulit dijangkau melalui jalur udara maupun laut.

Share

Leave a reply

You might also likeclose